Category archive

Hukum

Dugaan Korupsi Gorr, Dua Konsultan Appresial Ditahan Kejati

Hukum

HULONTHALOLIPUNDO.COM- Dua tersangka Pembebasan Lahan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), dari pihak konsultan apresial ditahan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Senin (16/11/2020).

Penahanan tersangka ini , dengan agenda tahap dua dari penyidik ke Kejaksaan Penuntut Umum (JPU) Kejari Limboto.

Kepala Seksie Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Mohammad Kasad SH membenarkan penahanan dua tersangka.

” Dengan dilimpahkan berkas dan tersangka upaya percepatan agar keduanya dapat diadili di Pengadilan Tipikor Gorontalo ” kata Mohammad Kasad SH

Perkara Tindak Pidana Korupsi pada Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) di wilayah Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2014 sampai dengan tahun 2017kata Kasad SH Kerugian Negara mencapai Rp. 43.356.992.000

” Keduanya kita sangkakan dengan Primair Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU No.31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke (1) KUHP, Subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 UU No.31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke (1) KUHP dengan ancama Pidana Maksimal 20 Tahun Penjara dan denda Maksimal Rp. 1.000.000.000 (satu milyar rupiah). ” pungkasnya.

Usai kelengkapan administrasi tahap 2 selesai, JPU langsung membawanya ke duanya ke Lapas Kelas IIA Gorontalo untuk dilakukan penahanan.(HL01)

Pekan Depan Kasus Gorr Selesai Disidik

Hukum

HULONTHALOLIPUNDO.COM- Kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) dengan berkas tiga tersangka masing bernisial GTW, AWB, FS. segera dituntaskan Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Penyelesaian itu, dibuktikan oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi Gorontalo dengan melengkapi berkas tiga tersangka

Penyidik pun menjadwalkan pekan depan berkas dan tersangkanya dilimpahkan dari jaksa penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

” Pekan depan penyedikannya selesai dan tuntas ” ujar Kepala Seksie Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejati Gorontalo Mohammad Kasad SH saat konfrensi pers Senin (9/11/2020).

Lanjut kata Kasad SH menariknya dari ketiga tersangka ini, AWB merupakan salah satu Kuasa Penguna Anggara (KPA) dan rangkap PPK pembebasan lahan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).

” Butuh waktu untuk menuntaskan kasus ini sesuai SOP jadi tidak benar kasusnya mandek ” kata Kasad SH lagi.

Ia menjelaskan pada kasus ini kerugian negara mencapai Rp. 43 miliar lebih berdasarkan hasil audit dari BPK.

Apakah ditemukan adanya dugaan pencucian uang ? kata Kasad SH belum ditemukan adanya pencucian uang dilakukan ketiga tersangka.

Bukti itu belum ada . Hanya saja ditemukan adanya pelanggaran hukum terhadap pembayaran pembebasan lahan tidak tepat sasaran, dimana ikut dimasukan kedalam kerugian negara

” Yang jelas kasus ini tetap jalan dan jika ditemukan adanya bukti baru maka akan di proses ” tutup Mohammad Kasad SH. (HL-01)

33.342 Liter Miras Masuk Gorontalo Dimusnakan

Hukum

HULONTHALOLIPUNDO.COM- Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 ini, Polda Gorontalo bersama unsur forkopimda memusnakan 33.342 liter miras jenis cap tikus, Kamis (1/10/2020).

Pemusnahan miras ini dilaksanakan di SPN Polda Gorontalo Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Hadir dalam kegiatan itu Gubernur Gorontalo Ruslie Habibie, Kejati Gorontalo Jajah Subagja dan Danrem 133 Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito ,tokoh agama, adat dan warga sekitar.

Pemusnahan barang bukti ini ditandai dengan jajaran forkopimda melubangi karung berisi miras cap tikus, kemudian penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti oleh forkopimda.

Dalam kesempatan itu Kapolda Gorontalo Kapolda Gorontalo Irjenpol Akhmad Wiyagus, mengatakan miras dimusnakan berasal dari Sulawesi Utara, dan merupakan hasil tangkapan Polda Gorontalo beberapa bulan kemarin.

” Daerah kita secara tegas menolak perdaraan miras bahkan menjadikan musuh bersama agar tidak di komsumsi warga ” kata Jenderal dua bintang di Polda Gorontalo

Dalam memberantas miras kata Kapolda telah menginstrusikan hingga jajaran Polsek untuk terus melakukan operasi pemberantasan peredaran miras di masyarakat terlebih diwilayah yang melaksanakan tahapan pilkada .

” Bahaya miras memicu kriminalitas untuk itu ditegaskan operasi diintesifkan ” kata Jenderal dua bintang ini.

Seperti diketahui Kajati Gorontalo Jaja Subagja didaulat memberi sambutan. Ia menjelaskan pemusnahan miras ini menjadi bukti bahwa peredaran minuman memabukkan di “Serambi Madinah” masih cukup tinggi. Ia meminta aparat tidak saja menindak kurir atau penjual eceran tetapi diproses hingga ke tingkat produsen. ( Hendris)

133 Warga Miskin Gorontalo Dapat Bantuan Hukum

Hukum

HULONTHALOLIPUNDO.COM- Sebanyak 133 warga miskin ditahun 2020 mendapatkan bantuan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Gorontalo. Bantuan hukum diberikan ini merupakan program setiap tahunya dilaksanakan Kemenkumham RI.

Kepala Sub Bidang Penyuluhan Hukum Bantuan Hukum dan Jaringan komunikasi informasi hukum Rianingsih SH, MH
mengatakan hingga bulan akhir september 2020 ini, pemberian bantuan hukum masyarakat miskin terjerat hukum pidana itu, ada sekitar 133 warga Gorontalo mendapatkan advokasi hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terakreditasi di Kemenkumham Gorontalo.

” Di Kami ada 7 terakreditasi dan hingga saat ini tetap menjalin kemitraan untuk melayani masyarakat untuk memperoleh advokasi hukum baik ditingkat polisi maupun di Pengadilan.” kata Rianingsih SH, MH

Program ini kata Rianingsih SH, MH untuk mewujudkan akses keadilan bagi Masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan layanan hukum.

Ia berpesan agar masyarakat kalangan bawah jangan ragu ataupun takut dalam menerima ataupun mengajukan bantuan hukum. Karena dihadapan hukum semuanya setara.

“Pemberian Bantuan Hukum kepada warga negara merupakan wujud nyata dari implementasi negara kita sebagai negara hukum, Negara yang mengakui dan melindungi serta menjamin hak asasi warga negara akan kebutuhan akses seluas-luasnya terhadap keadilan, access to justice, dan kesamaan di hadapan hukum, equality before the law.” ( Hendris)

Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan PLTU Tomilito Mantan Kades Ditahan

Hukum

GORONTALO- Mantan Kepala Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito berinisial HT ditahan Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara karena diduga kuat melaksanakan pungutan liar pembebasan lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tomilito Senin (14/9).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Gorontalo Utara Ruly Lamusu mengatakan penahanan tersangka di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gorontalo kelas IIA, dengan agenda tahap II yang nantinya tersangka di adili di Pengadilan Tipikor Gorontalo

Seperti dikutip berita antaranews.com tersangka Ruli melakukan pemerasan dalam jabatan, sesuai fakta-fakta yang ditemukan sejak 2016 hingga 2018 atau tindak pidana pungutan liar (pungli) secara berkelanjutan.

Tersangka HT dijerat pasal 12 huruf e Undang-undang (UU) 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan disamakan dengan UU nomor 20 tahun 2001, tentang perubahanan atau UU 31 tahun 1999 jo pasal 64 ayat 1 KUHP atau kedua, pasal 11 UU 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP, dengan ancaman penjara minimal 5 tahun.

Ruly mengatakan tersangka melakukan pemotongan atau pemerasan dalam jabatan untuk pembebasan lahan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tomilito.

Selaku Kepala Desa, HT melakukan pembebasan lahan dengan cara sosialisasi.Ketika terjadi pembebasan lahan, tersangka melakukan pemotongan 5 sampai 10 persen, dimana sejak 2016 sesuai fakta-fakta ditemukan pemotongan senilai Rp893 juta, pada 2017 senilai Rp135 juta dan 2018 senilai Rp19,8 juta. “Totalnya mencapai Rp1,048 miliar,” ungkapnya.

Kejaksaan akan melakukan penahanan selama 20 hari untuk mempersiapkan surat dakwaan pelimpahan ke pengadilan dan menunggu penetapan sidang.

Jika sudah akan disidangkan, maka tersangka beralih status menjadi terdakwa di bawah penahanan pihak pengadilan.

Ruly mengatakan kasus tersebut masih terus dikembangkan sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru.(Antara)

Sebelum Bunuh Paman Siswa SMK Ini Siram Minyak Goreng Panas

Hukum

GORONTALO- Diduga telah dipengaruhi alkohol RL salah satu siswa SMK di Kecamatan Kota Barat tega menghabisi nyawa pamannya sendiri terindetifikasi bernama Ismet Nurkamiden (37) dengan menikam perut pamannya mengunakan pisau pukul 01.30 wita Selasa (15/9)

Diduga motif pelaku pembunuhan dilatar belakangi sakit hati tersangka RL alias Mat kepada pamanya, karena memarahi dirinya saat pulang larut malam.

Krnologis kejadian dimana tersangka RL alias Mat usai membersikan kandang ayam di Kelurahan Wongaditi.

Pelaku saat itu sempat menegag miras di tempat kerja itu akhirnya pulang kerumah pada Pukul 00.30 wita di Kelurahan Lekobalo Kecamatan Kota Barat
.

Setibanya dirinya tersangka Mat saat itu secara bersamaan berpaspasan dengan korban di depan rumah . Tanpa banyak basa-basi langsung memarahi tersangka RL .

Tersangka RL alias Mat kemudian masuk kerumah menuju kekamarnya dan kemudian merencanakan aksi pembunuhan kepada pamannya sendiri.

Pelaku tiba-tiba mengambil pisau dan menyembunyikan pisau tersebut di meja dekat korban istirahat.

Setibanya Pukul 1.30 wita pelaku ke dapur membuat minyak goreng panas dan kemudian menyiramkan minyak goreng itu kearah tubuh korbanya yang sedang tidur .

Sontak siraman minyak goren itu, membuat korban pun terkejut dan melakukan perlawanan dengan memukul pelaku.

Pelaku yang tengah kalap tiba-tiba mengambil pisau dimeja dan menghujamkan pisau tersebut ke perut korban Ismet Nurkamiden hingga sebanyak 2 kali ,hingga membuat korban tersungkur berlumuran darah.

Korban akhirnya dibawah kerumah sakit oleh keluarga dan dikabarkan telah meninggal karena kehabisan darah.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK, mengungkapkan, memang benar telah terjadi penikaman terhadap warga kota gorontalo, dimana seorang remaja nekat menikam pamannya sendiri karena kesal.

“Untuk saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Kota Barat Polres Gorontalo Kota guna melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” terang Wahyu.(Is)

Gudang Miras Dibongkar Polisi Boalemo, 2,5 Ton Disita

Hukum

BOALEMO- Gudang penyimpanan miras dengan jenis captikus di Desa Suka Mulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo di grebek kepolisian Polres Boalemo Selasa (8/9/2020).

Alhasil 2,5 ton miras atau sekitar 2500 liter captikus diisi di 50 karung beras yang miliki warga sekitar berinisia N disita dan diproses hukum pemilknya.

Pengrebekan gudang penyimpanan miras ini dipimpin KBO reserse Polres Boalemo, mendapatkan adanya informasi miras captikus tersebut berada dirumah N . Petugas pun langsung turun melakukan penyeledikan dan benar mendapati rumah N dijadikan tempat stok miras.

Kabid Humas Polda Gorontalo Komobes Pol Wahyu Tricahyono membenarkan adanya pengrebekan gudang miras di Kecamatan Wonosari dengan cukup banyak. ” Miras ini menjadi pemicu keributan sehingganya operasi terhadap peredaraan miras terus dilakukan untuk menekan angka kriminalitas” ujar Mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Belum lagi kata Wahyu memasuki momentun tahapan Pilkada ini bukan tidak mungkin adanya permintaan miras dari warga wilayah yang melaksanakan hajatan pesta demokrasi tersebut .

” Gudang penyimpanan miras di grebek ini secara georafis berdekatan dengan dua wilayah Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo memungkinkan akan di edarkan diwilayah itu ” tutup Kabid Humas.(IS)

Go to Top